Sunday

Kemampuan tidak sama

Hadis Riwayat Ibni Abdul-Barri dalam kitab “Al-Ilmu”, Muaz bin Jabal telah meriwayatkan bahawa Rasulullah s.a.w telah bersabda:
" Pelajarilah ilmu kerana mempelajarinya ( membawa ) takut kepada Allah , menuntutnya adalah ibadah , membincangkannya adalah tasbih , mencarinya adalah jihad , mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sedekah , memberikannya kepada ahlinya adalah pendekatan diri kepada Allah. Kerana ilmulah petunjuk kepada yang halal dan haram , menara kepada jalan penghuni syurga , teman setia di saat kesunyian , teman berbicara di waktu khulwah , petunjuk kepada yang membawa bahagia dan yang membawa kecelakaan , senjata menghadapi musuh , perhiasan disaat bersama teman teman. Dengan ilmu Allah mengangkat ( tinggi ) kedudukan banyak kaum , sehingga Allah menjadikan mereka pimpinan yang tegak , jejak langkah mereka di ikut , perbuatan mereka di contohi dan pendapat mereka dijadikan pemutus . Para malaikat terlalu kepingin berteman dengan mereka , sentiasa mengusap mereka dengan sayapnya . Setiap benda lembap , kering , ikan di laut , binatang buas di darat dan binatang jinak kesemuanya memohon agar mereka diampunkan. Kerana ilmu menghidupkan hati dari kejahilan, lampu bagi penglihatan di saat kelam. Dengan ilmu hamba dapat mencapai kedudukan orang-orang pilihan dan darjat tinggi di dunia dan akhirat .



Sabda Baginda s.a.w. lagi:


Dari Abu Musa Al-Asy'ari r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Bandingan apa yang Allah utuskan aku membawanya dari hidayat petunjuk dan ilmu pengetahuan, adalah sama seperti hujan lebat yang menimpa bumi, maka terdapat sebahagian dari bumi itu tanah yang subur, yang menerima dan menyedut air hujan itu, lalu menumbuhkan rumput dan tumbuh-tumbuhan yang banyak dan terdapat sebahagian daripadanya tanah-tanah yang keras yang hanya menampung air (tidak menyedutnya), maka Allah menjadikan dia bermanfaat kepada manusia, lalu mereka minum dan memberi minum serta mereka menanam (dan menjirus tanaman mereka); dan terdapat pula sebahagian daripadanya tanah-tanah yang lain, yang keadaannya hanyalah tanah-tanah rata yang keras yang tidak lekat air (sedikit pun), dan tidak dapat menumbuhkan rumput. Demikianlah orang yang mempunyai fahaman yang teliti dalam hukum-hukum agama Allah dan (bandingan orang) yang beroleh manfaat dari apa yang Allah utuskan aku membawanya, lalu ia mengetahuinya dan mengajarkannya kepada orang lain dan juga bandingan orang yang tidak hiraukan langsung (ilmu yang aku sampaikan) itu dan tidak mahu pula menerima pertunjuk Allah yang aku diutuskan membawanya." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Sumber: Konsep Penguasaan dalam Kehidupan Dakwah dan Pendakwah, Fathi Yakan

No comments:

Post a Comment