Saturday

Tujuh kesalahan dalam menggunakan kad kredit.

1 : Tidak melunasi seluruh bil kad kredit
2 : Menganggap kad kredit sebagai kad debit (ATM)
3 : Menggunakan kad kredit untuk membayar hutang
4 : Tiada disiplin mengawal penggunaan kad Kredit dan bilnya
5 : Memiliki terlalu banyak kad Kredit
6 : Menganggap kad Kredit sebagai ‘Wang Tambahan’
7 : Menggunakan kad kredit untuk SEMUA belanja dan pembayaran


Tujuh kesalahan terbesar dalam menggunakan kad kredit.

1 : Tidak melunasi seluruh tagihan kad kredit
Ini boleh dikatakan merupakan penyebab utama mengapa banyak orang yang terjerat dalam hutang kad kredit. Tidak sedikit orang yang hanya membayar sejumlah “pembayaran minimum”. Ketika anda melakukan ini, maka baki hutang yang tersisa akan terkena bunga yang sangat tinggi. Ketika anda melakukan kesalahan ini, maka ibaratnya anda sudah mengambil langkah pertama untuk masuk ke dalam jeratan hutang kad kredit.
Lunasi seluruh tagihan kad kredit anda!!!

2 : Menganggap kad kredit sebagai kad debit (ATM)
Ini merupakan salah satu kesalahan yang paling fatal dalam menggunakan kad kredit. kad Kredit bukanlah kad Debit (ATM). Hindari menarik wang cash dengan menggunakan kad kredit karena ini akan dikenakan bunga dan biaya tarik tunai yang sangat tinggi (bahkan lebih tinggi daripada angka yang saya tuliskan di kesalahan no 1).

3 : Menggunakan kad kredit untuk membayar hutang
Kad kredit termasuk ke dalam jenis hutang “Unsecured Debt”. Hutang semacam ini dikenakan bunga yang tinggi. Oleh karena itu hutang semacam ini tidak tepat dipakai untuk modal bisnis karena akan sangat membebani kedudukan kewangan bisnis anda.
Kesalahan lainnya yang tergolong ’serupa’ adalah menggunakan kad kredit untuk menutup ataupun membayar hutang “Secured Debt”/hutang yang menggunakan jaminan. Hutang yang menggunakan jaminan, bunganya secara umum lebih ringan. Oleh sebab itu jika anda menggunakan kad kredit untuk membayar hutang ini, berarti anda malah ‘menukar’ hutang yang bunganya lebih ringan dengan hutang yang bunganya lebih berat.
Salah satu ‘malapetaka’ terbesar dalam menggunakan kad kredit terjadi ketika kesalahan no.2 dan kesalahan no.3 ‘dikombinasikan’. Contoh paling umum ‘malapetaka’ seperti ini adalah ketika pemegang kad kredit mengambil wang tunai dengan kad kredit yang satu untuk membayar tagihan kad kredit yang lain.

4 : Tiada disiplin mengawal penggunaan kad Kredit dan tagihannya
Tentukan batas maksimum yang boleh anda ‘gesek’ setiap bulannya. Kawal dan catat setiap pemakaian kad kredit anda setiap hari. Ketika jumlah pemakaian tersebut sudah mendekati batas maksimum yang anda tentukan.
Masih terkait dengan kesalahan no 4 ini, adalah tiada disiplin dalam pembayaran kad kreditnya. Jangan menunggu hingga hari batas terakhir untuk melunasi kad kredit anda, karena jika di hari tersebut anda sibuk/lupa/ada urusan mendadak, maka mungkin bilk ad kredit tidak terbayar.

5 : Terlalu banyak memiliki kad Kredit
Semakin banyak kad Kredit yang anda miliki, semakin sulit bagi anda untuk mengontrol pengeluaran masing-masing kad kredit. Dalam pelunasan kad kredit pun anda akan lebih direpotkan karena perlu mengingat tanggal pelunasan masing-masing kad agar tidak terlambat bayar.
Beberapa financial planner menyarankan untuk memiliki kad Kredit maksimal 3 saja. Kalau lebih dari itu, mungkin mulai bisa mempertimbangkan untuk menggunting sisanya.

6 : Menganggap kad Kredit sebagai ‘Wang Tambahan’
Meskipun kedengarannya sulit dipercaya, tetapi tidak sedikit orang yang menganggap kad Kredit sebagai wang Tambahan. Ketika permohonan kad kreditnya disetujui, mereka pun kegirangan seperti mendapatkan ‘durian runtuh’. Seringkali ini lalu berujung dengan ‘pesta belanja’ menggunakan kad kredit baru tersebut.
Memiliki kad kredit bukanlah berarti bahwa anda mempunyai lebih banyak wang untuk dibelanjakan.
Kad kredit 'malapetaka’ jika anda tidak bijak dalam menggunakannya, ingatlah bahwa kad kredit hanyalah merupakan alat bantu pembayaran dan bukan pendapatan tambahan. Anda bisa berhutang kepada bank dengan menggunakan kad kredit, tetapi cepat atau lambat hutang kad kredit tersebut tentu harus anda bayar.

7 : Menggunakan kad kredit untuk SEMUA belanja dan pembayaran
Tidak sedikit orang menggunakan kad kredit untuk semua jenis pembelanjaan. Padahal, untuk beberapa jenis produk, akan lebih baik jika dibeli dengan menggunakan wang Cash.
Ketika anda berbelanja dengan kad kredit, pihak penjual barang akan dikenakan biaya sebesar 2,5-3% dari harga transaksi itu oleh pihak bank. Untuk beberapa jenis produk (terutama yang margin labanya kecil), penjual barang tidak bersedia menanggung biaya tersebut, sehingga mengoper biaya tersebut kepada pembeli (alias anda).
Biasanya dalam kasus seperti ini, penjual akan mengatakan bahwa ‘Kalau memakai kad kredit, kita kenakan charge X %’. Pada saat ini, biasanya charge ini sebesar 3,5%. Jika anda tetap membelinya dengan cara seperti ini, anda telah membayar bunga 3,5% hanya untuk ‘menunda’ sebentar membayar belanjaan itu. Padahal wang anda yang anda taruh di tabungan mendapatkan bunga yang jauh di bawah itu.
Bahkan jika penjual barang tersebut tidak mengenakan caj, cubalah untuk bertanya apakah ada diskaun untuk pembelian cash. Seringkali anda akan mendapatkan potongan harga yang lumayan untuk pembelian dengan menggunakan wang Cash.

Sumber:
http://janganserakah.com/

No comments:

Post a Comment